Ibu Negara Iriana Jokowi Hadiri Misa Pemberkatan Sang Besan

Peti mati berisi jenazah besan Presiden, Didit Supriyadi dibawa ke mobil jenazah, Rabu (4/4 - 2018) pukul 11.00 WIB. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
04 April 2018 12:33 WIB Irawan Sapto Adhi Nasional Share :

Solopos.com, BANJARSARI - Sebelum dimakamkan di TPU Purwoloyo, Kelurahan Pucangsawit, Jebres, jenazah besan Presiden Jokowi, Ignatius Didit Supriyadi didoakan dalam misa pemberkatan jenazah di rumah duka di Harmony 2 Kutai Residence, Jl. Kutai Barat 8 RT 004/RW 016, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Rabu (4/4/2018) mulai pukul 10.00 WIB. 

Presiden Jokowi tak hadir dalam misa tersebut. Presiden dikabarkan langsung kembali ke Jakarta pada Selasa (3/4/2018) malam, setelah menghadiri ibadat pemberkatan jenazah Didit. Namun, Ibu Negara Iriana Jokowi masih berada di Solo dan tampak menghadiri acara misa pemberkatan jenazah. Anak sulung Presiden yang menjadi menantu Didit, Gibran Rakabuming Raka hadir di rumah duka. Mengenakan kemeja putih, dia menyalami para pelayat yang datang mewakili keluarga Didit.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, turut hadir di rumah duka. Dia menyampaikan sambutan mewakili Pemkot Solo. Setelah menyampaikan sambutan bela sungkawa, Wali Kota lantas menyerahkan akta kematian Didit Supriyadi. Penyerahan akta kematian berikut juga KK dan KTP dengan data terbaru untuk istri Didit, Fransiska Sri Partini tersebut sebagai bagian dari program Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian (Besuk Kiamat).

"Ini program kami yang sudah berjalan sejak September 2017. Setiap ada warga Solo yang meninggal, kami datangi keluarganya untuk diberi akta kematian. Jadi keluarga enggak perlu ke Balai Kota. Masa sedang berduka mengurus ke balai kota. Program ini menyasar semua warga Solo tanpa terkecuali. Yang di Tiongting, di rumah, di masjid dan lain sebagainya, kami datangi untuk diberikan akta kematian dan dokumen kependudikan lain yang telah diperbaharui," kata Rudy saat ditemui wartawan di rumah duka, Rabu siang.

Sementara itu, Rudy mengaku mengenal sosok Didit Supriyadi sebagai orang yang baik. Menurut Rudy, Didit yang sama-sama memiliki keyakinan Katolik tersebut rajin berangkat ke gereja. Hal itu bisa dibuktikan juga dari kedatangan seorang pastur yang memimpin langsung misa pemberkatan jenazah kali ini. Berdasarkan pantauan Solopos.com, misa pemberkatan jenazah berakhir pukul 11.00 WIB. Jenazah kemudian dibawa mobil jenazah ke TPU Purwoloyo, Kelurahan Pucangsawit, Jebres untuk dimakamkan.