Gerindra Tutup Pintu Gatot Nurmantyo Jadi Cawapres di Pilpres 2019

Fadli Zon dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Peringatan Hari Perempuan Internasional di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/3 - 2018). (Antara/Puspa Perwitasari)
02 April 2018 16:05 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menepis isu mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo akan menjadi calon presiden (capres) koalisi yang akan dibangun partainya.

Pernyataan itu sekaligus menutup peluang jenderal yang baru saja pensiun tersebut untuk maju sebagai capres dari Gerindra. Akan tetapi, Gerindra masih sangat terbuka jika Gatot ingin bergabung dengan partai berlambang burung Garuda itu.

"Kami untuk urusan calon presiden jelas mendukung Prabowo sebagai capres," kata Fadli Zon, Senin (2/4/2018). Namun, Fadli menegaskan bagi siapa saja yang mau bergabung dan sejalan dengan platform perjuangan dari Gerindra pasti diterima, termasuk Gatot.

Sedangkan untuk peluang Gatot menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo, Fadli mengatakan masih akan membicarakannya terlebih dahulu dengan partai koalisi.

"Kalau mengenai cawapres kita akan bicarakan dengan mitra partai koalisi. Jadi siapapun nanti yang kita putuskan nanti kita terima tetapi pasti mempertimbangkan banyak faktor termasuk elektabilitas, kapabilitas, dan kapasitas," tandasnya.

Sementara itu, Partai Nasdem enggan mengomentari apakah Gatot masuk dalam radar cawapres Joko Widodo (Jokowi) atau tidak pada Pilpres 2019 mendatang. Ketua Bappilu NasDem, Effendy Choirie, mengatakan bahwa pihaknya tidak dalam kapasitas menyodorkan nama cawapres kepada Jokowi.

Nama Gatot Nurmantyo beberapa bulan terakhir disebut-sebut sebagai salah satu tokoh potensial di bursa Pilpres 2019. Namanya sering disebut sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden.

Tokopedia