Lolos Hukum Pancung, Masamah TKW Cirebon Pulang Setelah Dipenjara 8 Tahun

Masamah, 31, TKW asal Desa Buntet, Kabupaten Cirebon. (Suara.com/Masamah (31) tenaga kerja wanita asal Desa Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. (Suara.com/dok KJRI Arab Saudi)
01 April 2018 20:00 WIB Antara Nasional Share :

Solopos.com, CIREBON -- Masamah, 31, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, lolos dari hukuman mati di Saudi Arabia setelah menjalani proses hukum berada di balik jeruji besi selama 8 tahun. Akhirnya Masamah kini bisa pulang dan berkumpul dengan keluarganya.

"Seneng banget saya bisa pulang kembali dan bertemu keluarga yang sudah lama saya tinggalkan," kata Masamah kepada wartawan yang mendatangi rumahnya, Minggu (1/4/2018).

Masamah mengatakan dirinya sampai di rumah pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.30 WIB didampingi berbagai kalangan. Sejumlah pejabat mengantarkannya ke rumah mulai dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah hingga perwakilan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Tadi saya sampai rumah sekitar 03.30 WIB pagi dan yang mendampingi saya dari sana [Arab Saudi] sampai ke rumah itu dari KJRI," tuturnya.

Sementara itu, ayah kandung Masamah, Raswa, menuturkan merasa bersyukur atas kepulangan putrinya itu. Apalagi dia sempat dikhawatirkan dengan adanya informasi keputusan hukuman mati untuk anak keenamnya tersebut.

Raswa yang juga ikut menjemput Masamah di Bandara, mengaku selalu yakin bahwa anaknya tidak bersalah atas tuduhannya tersebut. "Saya selalu berdoa dan yakin anak saya akan bebas, walaupun banyak yang bilang Masamah mau dihukum mati," kata Raswa.

Raswa mengatakan Masamah tiba di rumah pukul 03.30 WIB didampingi para pejabat. Hingga sore hari sejumlah tetangga masih mendatangi rumahnya untuk bisa mengucapkan rasa syukur.

"Sebenarnya semalam Masamah mau mampir-mampir ke rumah saudara dan tetangga. Tapi karena masih lelah, habis menempuh perjalanan jauh. Masamah langsung ke rumah, sehingga para tetangga yang memilih untuk pada ke sini," katanya.

Kolom 14 hours ago

Mengapa Ada Teror?